Awalnya saya menulis artikel ini karena saya merasa begitu bosannya mendengar ataupun membaca artikel-artikel motivasi yang terus-menerus mengatakan bahwa kita jangan terlena/ berdiam di dalam zona nyaman kita terlalu lama, kita harus berani keluar, menaklukan zona yang baru, supaya kita dapat mendapatkan kesuksesan yang lebih besar.
Saking bosannya, mulailah saya bertanya-tanya, apakah iya zona nyaman itu selalu menjadi musuh untuk menggapai kesuksesan yang lebih besar?
Bagaimana dengan orang-orang yang sudah puas dengan kehidupan yang dijalaninya sekarang, apakah salah apabila dia tetap ingin di zona nyamannya?
Mulailah saya mencari artikel-artikel yang mungkin bisa menjawab pertanyaan saya ini… hasilnya nihil!
Lalu saya mulai melakukan riset kecil-kecilan dengan teman-teman terdekat saya, hasilnya pun tidak begitu memuaskan…
Hingga akhirnya saya mulai berpikir, kira-kira tips-tips apa yang mungkin bisa digunakan oleh seseorang apabila dia ingin tetap berada di zona nyaman (dan tidak masalah dengan itu). Pada tahap ini saya cukup puas, karena saya mendapat beberapa tips yang dapat saya simpulkan…
Pertama adalah Bahagia… sah-sah saja bagi seseorang untuk tetap tinggal di zona nyaman apabila dia memang sudah bahagia dengan kehidupan yang sedang dijalaninnya, bahagia yang saya maksud disini adalah bahagia yang sejujurnya. Saya memilih kata jujur, karena anda perlu jujur pada diri anda, apakah iya anda sudah bahagia dengan hidup anda saat ini? Tentunya hanya diri andalah yang bisa menjawab pertanyaan ini, tapi saya tahu, adakalanya anda merasa bahagia hari ini, tapi besok mungkin anda merasa tidak bahagia, maka dari itu anda perlu jujur pada diri anda sendiri… apakah saya bahagia?
Menurut pendapat saya, singkatnya atau cara gampangnya, mungkin anda mulai kenali seberapa sering anda mengeluh dalam sehari, seberapa sering anda mengeluh tentang lingkungan sekitar anda ataupun keadaan diri anda sendiri… klo anda termasuk orang yang suka mengkritisi apapun yang berada di sekitar anda… apapun keluhan itu… bisa keluhan tentang teman kerja, pasangan, ataupun anggota keluarga anda, kemungkinan anda bukan tergolong orang yang bahagia. Sulit bagi saya mengatakan anda orang yang bahagia klo anda termasuk orang yang mudah mengeluh ataupun mudah terganggu karena orang lain.
Kedua adalah Mandiri… hal ini juga menjadi argumen saya untuk mendukung bahwa boleh-boleh saja seseorang ingin tetap tinggal di zona nyamannya apabila dia sudah mandiri dalam kehidupannya, baik mandiri dalam hal finansial maupun dari hal lainnya. Cobalah kenali diri anda sendiri, mulai dari hal-hal kecil, seberapa sering anda menggantungkan diri anda kepada orang lain dalam mengambil keputusan.
Saya memiliki rekan kerja yang selalu berpikir bahwa dia adalah orang yang mandiri, karena dia berpikir dia sering melakukan segala sesuatunya sendiri, seperti: menonton di bioskop ketika film favoritnya diputar, pergi ke toko buku ketika merasa bosan, termasuk pergi ke rumah sakit ketika dia sedang sakit.
Tapi dalam urusan pekerjaan, seringkali dia menyerahkan ke orang lain untuk mengambil keputusan untuk dirinya, bahkan untuk menentukan makan siang dimana saja, dia selalu terserah dengan rekan-rekan kerjanya, cukup kontradiktif bukan?
Mungkin anda kurang setuju dengan pendapat saya ini, bisa saja saya sangat salah, menurut saya, mandiri itu bukan semata-mata ditunjukkan melalui tindakan apa saja yang dapat kita lakukan sendiri… bukan… bukan itu!
Ketiga, apakah anda memiliki support system yang baik dalam hidup. Apakah anda mempunyai teman-teman atau keluarga yang senantiasa dapat membantu apabila anda dalam kesulitan? Apabila jawaban anda IYA, mungkin anda sudah bisa cukup tenang menjalani hidup anda. Tapi ingat, anda harus benar-benar yakin untuk menjawab pertanyaan ini.
Tapi walaupun saya sudah berhasil menyusun kesimpulan-kesimpulan di atas, saya masih merasa ada yang kurang, ada sesuatu yang mengganjal dalam diri saya, hingga akhirnya saya tersentak ketika salah satu contact list bbm saya menggunakan profile picture dirinya dengan tulisan…
Inilah yang membuat saya tersadar, inilah pertanyaan sesungguhnya…
Bagi saya… tentu saja dalam 10 tahun mendatang, saya ingin kehidupan yang lebih baik.
Dan untuk mencari tahu lebih jauh, mulailah saya bertanya dengan salah satu teknisi perusahaan saya bekerja, saya bertanya persis seperti profile picture tsb tanyakan, dan seperti yang sudah dapat saya duga sebelumnya, dia-pun ingin kehidupan yang lebih baik.
Tapi yang menjadi permasalahan berikutnya adalah… banyak orang yang tidak tahu bagaimana caranya agar bisa menjadi lebih baik.
Ironis bukan…?!!
Fakta lain yang ada di sekitar kita, bukan karena tidak ingin ataupun rasa nyaman yang menghalangi kita untuk melakukan perubahan… tapi masih banyak teman-teman kita yang tidak tahu bagaimana melakukannya.
Bagaimana dengan anda?
Apapun jawaban anda, sesungguhnya andalah aktor utama dalam kehidupan anda, apabila benar saat ini anda tidak tahu… mulailah berubah dengan mencari tahu… apabila anda tidak ingin… cobalah mengubah keinginan tersebut… tapi klo anda memutuskan untuk diam, sejauh anda tidak merugikan orang lain (termasuk keluarga anda) dan siap menghadapi segala resikonya… lakukan!
Tapi yang pasti… segala sesuatunya berubah, perubahan adalah alami & abadi, dan kita melakukannya ketika kita memutuskannya!


No comments:
Post a Comment