Pernahkah anda mendengar suatu slogan yang mengatakan, "if you want a loyalty... Buy a dog!"
Benar’kah
begitu? Seekor anjing lebih mengerti dan memahami kesetiaan dibanding dengan kita?
Is that
true that a dog would be more loyal than our partner?
Tak
jarang pula kita mendengar bahwa jaman sekarang ini, 3 dari 3 laki-laki…
selingkuh! Dan seorang laki-laki tidak
memerlukan alasan untuk selingkuh.
Cheating
is already fun, not need a reason to do it!
Bahkan
di jaman sekarang ini tidak sedikit pula wanita yang melakukan perselingkuhan juga,
lihat saja sebagai contoh para selebriti wanita tanah air kita yang melakukan
selingkuh, makin hari makin bertambah saja jumlahnya.
Belum
lagi apabila kita melihat dari sudut pandang profesionalisme atau hubungan
kerja. Banyak perusahaan yang rela
mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dengan melakukan berbagai macam program,
spt: employee engagement activity, appreciation
& awarding, allowance, training, dan masih banyak lagi, yang
bertujuan untuk membuat para karyawannya memiliki loyalitas yang tinggi.
Mengapa
kita sebagai manusia, sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling tinggi, lebih
sulit loyal terhadap sesuatu daripada
seekor anjing?
Mungkin
1 kata jawabannya… Temptation!
Manusia
jauh lebih banyak memiliki "temptation"
daripada seekor anjing! Belum lagi kita
cenderung membuat alasan-alasan / pembenaran diri atas perselingkuhan yang kita lakukan.
Saya-pun
yakin banyak orang yang menyadari bahwa "selingkuh" itu tidak baik! Tapi kenapa banyak sekali orang yang gemar melakukannya?
Setelah
saya menelusuri lebih jauh… setidaknya ada 3 alasan yang paling populer:
- Rasa tidak puas dengan yang dimiliki sekarang,
- Rasa bosan dengan yang ada sekarang,
- Selingkuh itu menyenangkan (khususnya klo tidak ada yang mengetahuinya).
Ini’lah
yang membuat saya berpikir, karena berdasarkan pada “keinginan” semata (bukan
kebutuhan), membuat selingkuh itu lebih bersifat sementara, bukan sesuatu yang kekal,
dan mungkin itu’lah alasannya mengapa orang pada umumnya gemar melakukan
selingkuh, karena mereka sadar… ini sesuatu yang bersifat sementara saja, sehingga
kecil resikonya.
Mungkinkah
mereka berpikir begitu? Selingkuh dianggap
salah satu bentuk lain dari hiburan. Sesuatu hal
untuk mengatasi kebosanan.
Salah
satu tips yang selalu saya bagikan ke teman-teman atau kenalan saya untuk
menghindari selingkuh adalah…
Ketika
kamu menghadapi temptation yang dapat
membawamu ke dalam perselingkuhan, segera’lah cari distraction untuk menghindarinya.
Anda-lah
yang paling kenal diri anda sendiri, cari’lah tahu, distraction apa yang dapat membuat anda menghindari temptation yang menghampiri anda.
Bagi
saya…
Pergi
keluar dengan teman dekat atau keluarga saya bisa menjadi distraction buat saya, tak jarang, bercerita pada mereka tentang temptation yang sedang menghampiri saya
bisa menghilangkan dengan sekejap temptation
tsb… mereka tanpa ragu-ragu akan mengadili
saya :)
Hindarilah
waktu sendiri anda… anda lebih mudah mencari distraction ketika anda sedang bersama orang lain.
Never
play with the feelings of others. Because you may win the game but you’ll
surely loose the person for a lifetime. Cheating is a choice, not a mistake!