Friday, October 10, 2014

Why your spouse is more important than your kids!

Saya yakin banyak para ibu yang tidak setuju dengan melihat judul artikel saya ini, tapi mata saya cukup lama terpaku ketiika saya membaca suatu pernyataan yang intinya mengatakan ”God, husband, kids.... – in that order” dan saya lebih kagum lagi pada pemikiran tulisan ini ketika penulisnya mengambil perumpamaan pada saat kita ingin berpergian dengan pesawat terbang, sang pramugari/ pramugara akan memberikan kita informasi tentang instruksi keselamatan, dimana salah satunya tentang bagaimana kita harus memakai terlebih dahulu masker oksigen sebelum kita memakaikannya ke anak kita, mereka tidak mengatakan bahwa nyawa anda lebih berharga daripada anak anda... tentu saja tidak. 

Saya pikir kamu tahu alasan sebenarnya, kamu tidak akan dapat menolong anakmu kalau kamu sendiri tidak tertolong bukan?!   

Sama halnya seperti parenting... kamu tidak akan dapat melakukan parenting secara efektif klo hubunganmu dengan pasanganmu tidak efektif, atau bahkan bercerai. 

Masuk akal bukan? 

Sebelum saya menguraikan lebih jauh, saya ingin menekankan terlebih dahulu, bahwa tulisan saya selanjutnya tidak berlaku untuk pasangan yang abusive, karena tentu saja keadaannya akan jauh berbeda.  Jadi marilah fokus pada pasangan yang sewajarnya. 

Hal lainnya yang cukup menarik perhatian saya adalah ketika sang penulis mengatakan, ”Never talk negatively about him/her”, tidak disarankan untuk menceritakan hal-hal negatif atau permasalahanmu dengan pasanganmu pada teman-teman atau keluargamu, karena mayoritas itu malah akan memperburuk keadaan, mereka akan berpihak denganmu, karena mereka mendengar cerita dari 1 sisi.  Jadi disarankan, mintalah pendapat ke orang-orang yang benar-benar dapat objektif terhadap permasalahanmu, pertimbangkan profesional counselor, itu jauh lebih baik, jangan pernah berpikir klo menggunakan jasa profesional counselor terlalu berlebihan, tidak ada yang berlebihan apabila menyangkut tentang hidupmu, hidup pasanganmu, dan hidup anak-anakmu.  Tapi jika kamu terhalang dengan masalah keuangan atau hal esensial lainnya, komunikasi dengan pasanganmu sepertinya menjadi pilihan terbaik, daripada kamu meluapkannya dengan teman-teman atau keluargamu. Ingatlah... setiap hubungan pantas untuk diperjuangkan.    

Last but not least… yang menurut saya sudah cukup sering kita mendengar tips ini… tapi menurut saya, poin ini merupakan kunci dari segalanya

Respect your spouse…  

Menurut kamu, siapakah yang paling diharapkan oleh pasanganmu untuk memuji dirinya? Atau mungkin akan lebih mudah klo pertanyaannya saya putar balik. 

Dari siapakah kamu ingin mendengar pujian tentang dirimu?  Seperti… 

you looks great, your cooking is wonderful, I’m proud of you, I believe in you, etc.  

Dari orang-tuamu? Atau dari anak-anakmu-kah?  Saya meragukan mereka berada di nomor 1 dalam daftarmu.   

Dan perlu diingat, mungkin tidak semua orang menyadari akan hal ini, suatu hari anakmu akan besar dan memiliki kehidupannya sendiri [kamu pasti tidak ingin bukan klo anakmu tidak punya kehidupan?!!], ketika itu terjadi apabila kamu tidak membangun/ menanam benih hubungan yang everlasting… percayalah... pada akhirnya kamu dan pasanganmu akan berakhir pada sebuah kekosongan.


Inspired by: http://eighthrising.com/2013/10/28/10-marriage-tips-every-wife-needs-to-hear/    



 


No comments:

Post a Comment