Monday, August 31, 2015

My Xp in Phuket Island

Saya baru saja kembali dari perjalanan wisata ke salah satu pulau terindah di Thailand, Phuket Island.

Cukup lama saya menghabiskan waktu disana, setidaknya itulah yang saya rasakan, 6 hari 5 malam.

Pada tulisan saya kali ini, saya ingin berbagi beberapa kenangan yang saya alami selama disana...


Hari pertama... 

Saya tiba sudah malam di Phuket, sekitar pukul 18:30, walaupun dari Jakarta, saya berangkat sekitar pukul 10:00, tapi dikarenakan transit yang cukup lama di bandara Suvarnabhumi, Bangkok, sekitar 3 jam, maka baru malam saya tiba di Phuket.  Meski begitu, dengan adanya fasilitas lounge, waktu berjalan cukup cepat.  

Ketika tiba di Phuket, saya dan rekan baik saya langsung mencari makanan untuk makan malam kami, dan karena hotel kami memiliki lokasi yang cukup strategis di daerah Patong, maka kami memutuskan jalan ke Mal terdekat, Jungceylon Mall, tempat pertama yang kami kunjungi, kami mencari restoran yang menyajikan makanan lokal, setelah memilih-milih, akhirnya kami memutuskan makan di restoran yang bernama Spoon, makanan lumayan, hanya saja porsinya relatif kecil dan harganya tidak tergolong murah, per orang sekitar THB 250-300, atau sekitar IDR 100,000-150,000.  Setelah makan kami keliling-keliling sebentar lalu balik ke hotel untuk beristirahat.


Hari kedua... Phi-phi Island & Khai Island

Tour pertama kami, kami diajak ke Phi Phi Island untuk Snorkling.  Klo tidak salah, pulau ini mulai terkenal sejak tahun 1999 karena Leonardo DiCaprio pernah syuting filmnya yang berjudul The Beach di pulau ini.  

Salah satu pengalaman yang ingin saya bagikan adalah tentang ruang ganti pakaian, beruntung bagi saya karena sudah mendengar masukan dari saudara dan rekan saya lainnya, persiapan saya & rekan saya terbilang cukup matang, kami sudah memakai pakaian snorkling dari hotel yang kami rangkap dengan pakaian lainnya, ini perlu dilakukan, karena tempat ganti yang disediakan cukup darurat, kita bisa mengganti di kamar mandi yang ada di area briefing sebelum berangkat ke Phi Phi Island, ataupun kamar mandi yang ada di kapal, dimana dua-duanya menurut saya cukup darurat.  Untuk perlengkapan lainnya yang harus disiapkan, seperti sun cream dsb, bagi saya hampir setiap orang sudah mengetahuinya.

Adapun perjalanan ke titik snorkling sekitar 2 jam, dan secara keseluruhan saya tidak begitu berkesan untuk snorkling di Phi Phi Island ini, karena banyak karang laut yang sudah mati dan ikan-ikan-nya pun tidak terlalu bervariasi.

Untuk makan siang, kami dibawa ke suatu pulau, dimana disana sudah ada kantin yang sudah menyediakan makan siang kami, untuk makanan-nya-pun standar saja.

Setelah itu kami dibawa ke Khai Island, disana kita bisa berenang ataupun tidur di tepi pantai dengan menggunakan payung besar plus dengan 2 kursi, sehingga 1 payung bisa untuk 2 orang. Harga sewa per payung, THB 100 (atau sekitar IDR 40,000).  Saya-pun tertidur sejenak karena lelah setelah snorkling dan anginnya-pun cukup sejuk.

Secara keseluruhan, bagi saya cukup lumayan, walaupun tidak membuat saya begitu berkesan.


Hari ketiga... 4 in 1 James Bond Island

Pada hari ketiga atau hari ke-2 tour kami, kami diajak ke James Bond Island dan sekitarnya.  Disebut James Bond, karena pulau ini juga pernah dijadikan tempat syuting oleh Daniel Craig di film James Bond, Skyfall.  Adapun perjalanan ke James Bond Island sekitar 2 jam.

Tips yang bisa saya bagikan adalah mengenai pakaian yang dikenakan, kaos lengan panjang, yang berbahan tipis sehingga nyaman dipakai, bisa menjadi pilihan yang paling tepat, karena:

1.  Dari kita turun mobil hingga naik kapal, kita diharuskan berjalan cukup jauh, dimana kita harus berjalan di dok dermaga yang cukup panjang dan terik, sehingga pakaian lengan panjang bisa sangat membantu apalagi dilengkapi dengan topi, setidaknya 2 barang ini telah membantu saya :)  

2. Disalah-satu pulau, kita akan berpetualang dengan menggunakan kano kecil semacam kayak untuk menelusuri gua-gua kecil yang ada di pulau tersebut, apabila cuaca sedang terik, pakaian lengan panjang dan topi tentunya juga sangat membantu.

Menurut saya pribadi, James Bond Island dan sekitarnya jauh lebih indah daripada Phi Phi Island, tidak sedikit titik yang dapat kita abadikan untuk menjadi kenang-kenangan kita. 

Tapi yang membuat saya paling berkesan adalah, pada saat kita diminta untuk naik kano kecil untuk menulusuri gua-gua yang ada di pulau-pulau kecil tersebut, fantastis!

Makanan siang yang disajikan di atas kapal-pun cukup enak, makanan lokal, tapi pas di lidah, seperti ayam goreng, ikan asam-manis, ikan goreng kering, kepiting soka, dll serta tidak ketinggalan buah-buahan segar, seperti : semangka dan nanas.

Dan bagi yang ingin berenang pun, kita bisa melakukannya pada tour ini, karena di pulau terakhir, pihak tour, mengijinkan para turis untuk lompat dari perahu untuk terjun ke laut, cukup seru, walaupun menurut saya, air laut-nya tidak terlalu asyik untuk dipakai berenang, karena agak sedikit kotor dan tercemar oleh bahan bakar kapal.

Saya sendiri tidak melakukannya.


Hari keempat... Rafting-ATV-Elephant Trekking & Phuket Fantasea Show

Saya tidak akan berkomentar banyak tentang ATV dan Elephant Trekking, menurut saya patut dicoba bagi siapa saja yang belum pernah mencobanya. Seru dan asyik!

Untuk Rafting, thank's God, saya memilih rute terpanjang, yakni 9km, karena selama melakukan rafting, tentunya saya melewati titik 5km dan 7km, yang menurut saya kurang asyik (khususnya yang hanya menempuh 5km), untuk 7km masih Oke. Tapi secara keseluruhan, Citarik Sukabumi, tidaklah kalah.

Pada tour ini saya dan rekan saya melakukan kesalahan kecil, setelah melakukan rafting kami langsung berbilas dan berganti pakaian, karena kami pikir dingin karena basah dan kurang nyaman digunakan untuk makan siang, tapi jangan lupa ATV dan Trekking Elephant dilakukan setelah makan siang plus diakhir, kami masih diajak untuk berenang di bawah air terjun, akibatnya kami berganti-ganti pakaian hingga 2x.  Sungguh merepotkan.  Saran saya, pakailah pakaian yang tipis, sehingga mudah kering.

Begitu sampai hotel, sekitar pukul 18:15, kami sudah dijemput lagi untuk menonton kabaret terbesar di Phuket, Fantasea Show.  Pertunjukannya sendiri dimulai pukul 21:00 tepat, selama 75 menit, tetapi makan malam berupa buffet sudah dapat dinikmati dari jam 18:00 hingga 20:30, saya dan rekan saya tiba disana sekitar pukul 19:00.  Walaupun tempatnya cukup memukau tapi karena rasa lelah dari aktifitas yang melelahkan seharian, maka cukup disayangkan kami tidak banyak melakukan foto-foto di tempat tersebut.  Makanannya pun menurut kami, kurang begitu enak, tapi meat ball noodle dan brownies coklat-nya wajib dicoba, hanya itulah makanan yang kami suka dari tempat ini.  

Untuk kabaretnya sendiri, biasa saja menurut saya.


Hari kelima... City Tour Half Day 

Ingatlah jangan terlalu bernafsu belanja oleh-oleh, karena pada kesempatan ini kami diajak ke toko souvenir, snack dan t-shirt termurah di Phuket, tentunya saya dan rekan saya tidak menyia-yiakan kesempatan tersebut.

Karena seperti yang kita ketahui, harga barang-barang di tempat wisata tentunya lebih mahal daripada di pusat kota, jadi tunggu saja kesempatan ini tiba, barulah kita belanja sesuka kita :)

Setelah belanja, kami diajak untuk melihat Buddha Temple dan Big Buddha.  Pada saat kami pergi, Big Buddha masih dalam under construction, walau begitu pemandangan yang disajikan cukup memukau.

Ditutup dengan makan malam di pinggir laut dengan hidangan laut.  Saya masih ingat benar tempat makan kami bernama Luk Lay Seafood, karena ini merupakan hidangan terlezat selama kami di Phuket, kami disajikan sup Tom Yam yang sudah menjadi ciri khas makanan negara Thailand, Cumi Goreng Kecap, Ikan Asam Manis, dan Sayuran Segar, ditambah pada saat saya & rekan saya makan, hanya kami saja yang ada disana, sehingga pelayanannya-pun sungguh spesial, tentunya memiliki nilai tambah tersendiri.


Hari keenam... Back to Jakarta.


Tempat wisata mungkin saja menjadi tempat terindah yang pernah kita lihat, tapi rumah akan selalu menjadi tempat ternyaman.