Saya yakin semua orang setuju dengan saya, bahwa Rumah merupakan tempat yang paling aman dan nyaman bagi kita & anggota keluarga kita.
Bukan tanpa alasan slogan Home Sweet Home dibuat, karena rumah memang seharusnya menjadi surga dunia (paradise) bagi siapa saja yang tinggal didalamnya. Maka dari itu, sungguh ironis atau miris rasanya, apabila kita atau anggota keluarga kita mengalami kecelakaan di dalam rumah, apalagi hingga menyebabkan kematian.
Dan sadar’kah anda...
“Mayoritas
penyebab utama kecelakaan pada anak adalah kelalaian dari orang dewasa
disekitarnya”
Rasanya tidak adil bukan apabila keputusan atau tindakan yang kita ambil, mengakibatkan kerugian yang fatal bagi orang lain, khususnya bagi anak-anak yang ada disekitar kita.
Saya sendiri pernah mengalami kejadian cukup pahit ketika saya masih berumur 6 tahun, dimana kala itu, saya terkena air panas yang baru saja mendidih. 1 teko penuh tumpah ke badan bagian kiri atas saya, hingga leher. Saat itu semua orang agak khawatir kalo saya akan mengalami cacat, tapi untunglah Tuhan Maha Pengasih, karena kini saya tidak mengalami cacat sedikitpun akan kejadian tsb.
How did it happen?
Sebagai ilustrasi, saya gambarkan sedikit denah rumah saya ketika itu, kala itu saya baru saja pulang dari sekolah dan layaknya kebanyakan anak kecil, begitu turun dari mobil, saya langsung lari masuk ke dalam rumah melalui aisle menuju dapur dengan cepatnya, tanpa disadari saya berlari kearah pembantu rumah tangga saya saat itu yang sedang membawa teko berisikan air panas yang baru saja mendidih. Titik (x) merupakan titik tubrukan kami.
Sebenarnya kami memiliki akses langsung yang menghubungkan antara garasi dengan ruang keluarga kami (o), hanya saja pintu tsb dikunci atau tidak boleh digunakan, karena orang tua saya khawatir akan bau asap kendaraan yang akan masuk ke ruangan keluarga kami.
Tapi tanpa disadari, keputusan tsb menimbulkan tragedi lain buat keluarga saya, khususnya saya.
Saya merayakan ulang tahun saya yang ke-7 dengan kaos tanpa lengan dan diturunkan setengah.
Apa yang ingin saya sampaikan disini adalah seringkali kita sebagai orang dewasa berpikir telah bertindak ataupun mengambil keputusan dengan benar, bahwa kita telah mengambil langkah atau keputusan terbaik.
Seringkali kita mengambil keputusan atas dasar kenyamanan bukan keamanan
Saya tidak bermaksud untuk menyalahkan orang tua saya atas kejadian ini, bagi saya, semua kejadian dapat menjadi pembelajaran yang berharga bagi kita semua. Bagaimanapun orang tua saya hanyalah manusia biasa, yang tak luput dari kesalahan.
Sebagai penutup, saya ingin berbagi informasi yang saya peroleh dari beberapa sumber, perlu diketahui setidaknya ada 5 tempat yang dianggap paling berbahaya di area rumah, yakni:
1. Ruangan yang banyak cok/sambungan listrik dan Ruangan yang menggunakan lilin
2. Kolam Renang
3. Dapur
4. Tangga
5. Kamar Mandi

